IAITF Dumai dan UiTM Melaka Matangkan Agenda Inbound dalam Rapat Hybrid Final

Iaitfdumai.ac.id – DUMAI — Menjelang pelaksanaan Program Inbound Internasional Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka ke Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai, pimpinan IAITF Dumai menggelar rapat koordinasi final secara hybrid pada Rabu, 12 November 2025. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Rektor IAITF Dumai, Dr. Windayani, M.Pd, bersama Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAITF Dumai, Dr. (Can.) Dawami, M.I.Kom, Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Deni Suryanto, M.Pd, serta sejumlah tenaga kependidikan. Dari pihak mitra hadir perwakilan dosen UiTM Melaka, salah satunya Dr. Nurhafizah Jauhari yang bergabung melalui pertemuan daring.Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan dan pengesahan tentatif final seluruh rangkaian kegiatan inbound, guna memastikan kesiapan teknis, akademik, serta protokoler berjalan optimal sebelum kedatangan rombongan UiTM Melaka ke Indonesia. Agenda rapat menyoroti sinkronisasi waktu kunjungan akademik lintas kampus di UIN Imam Bonjol Padang dan UIN SUSKA Riau, keikutsertaan IAITF Dumai dalam International Conference PIPSM 2025 dan Anugerah Ilmuwan Pesisir Selat Melaka, kolaborasi diskusi dosen bersama APINDO dan IWAPI, pelaksanaan presentasi esai mahasiswa, agenda Collaborative Teaching dosen UiTM dan IAITF, Dialog Akademik di Studio TAFIDU TV, kegiatan Car Free Day & pengabdian masyarakat, pelaksanaan Bazar Cita Rasa Budaya Melayu, hingga Malam Kebudayaan sebagai penutup rangkaian program.Dalam arahannya, Dr. Windayani, M.Pd. menegaskan bahwa rapat finalisasi ini merupakan tahap krusial untuk menyatukan seluruh perangkat pelaksana, memastikan keterkaitan antara aktivitas akademik dosen dan mahasiswa, serta menjamin kelancaran penerapan prinsip Outcome-Based Education (OBE) dalam konteks internasionalisasi pembelajaran. Menurutnya, setiap agenda inbound harus memberikan luaran nyata, baik berupa peningkatan kompetensi dosen, pengalaman internasional mahasiswa, maupun penguatan jejaring institusional lintas negara.

Sementara itu, Dr. (Can.) Dawami, M.I.Kom selaku Ketua LPM IAITF Dumai menekankan pentingnya aspek mutu dan dokumentasi. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan inbound telah diposisikan sebagai bagian dari program strategis internasionalisasi dosen dan mahasiswa yang akan terdokumentasi untuk kebutuhan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan bukti capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya kerja sama internasional dan keterlibatan dosen dalam kolaborasi global.

Dr. Deni Suryanto, M.Pd. menambahkan bahwa Fakultas Tarbiyah siap mendukung penuh implementasi program, terutama pada segmen Collaborative Teaching dan pendampingan mahasiswa dalam dialog akademik lintas budaya. Menurutnya, kesempatan berkolaborasi langsung dengan dosen UiTM Melaka memberikan pengalaman pedagogik internasional yang sangat berharga bagi dosen dan mahasiswa IAITF Dumai.

Dari pihak UiTM Melaka, Dr. Nurhafizah Jauhari menyampaikan apresiasi atas kesiapan IAITF Dumai sebagai tuan rumah serta menegaskan komitmen UiTM Melaka untuk menyukseskan seluruh program yang telah disepakati. Ia menilai rapat hybrid ini sebagai bukti keseriusan kedua institusi dalam mempersiapkan program inbound secara profesional dan terstruktur, sehingga manfaat kolaborasi dapat dirasakan langsung oleh seluruh civitas akademika.

Rapat finalisasi ini menutup seluruh rangkaian persiapan teknis sebelum keberangkatan rombongan UiTM Melaka menuju Indonesia, sebagaimana tersusun dalam tentatif resmi program inbound. Dengan konsolidasi lintas pimpinan, dosen, dan unit penjaminan mutu tersebut, IAITF Dumai menyatakan siap menyukseskan Program Inbound IAITF–UiTM Melaka 2025 sebagai wujud nyata penguatan jejaring akademik Indonesia dan Malaysia di kawasan Pesisir Selat Melaka

Written by