IAITF Dumai Bahas Agenda Strategis: Akreditasi, KKN Internasional, hingga Konferensi Dunia 2027

Iaitfdumai.ac.idInstitut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai kembali menggelar rapat rutin pengurus pada Sabtu (18/4/2026) di Ruang Seminar IAITF Dumai sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola institusi dan merumuskan langkah strategis ke depan. Rapat ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus IAITF Dumai dan berlangsung dengan diskusi yang dinamis serta konstruktif.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor IAITF Dumai, Dr. Windayani, M.Pd, yang dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar unit dalam menjalankan program-program prioritas institusi. Ia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara terkoordinasi dan berorientasi pada capaian mutu yang berkelanjutan.

Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah persiapan akreditasi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah yang saat ini tengah dalam tahap penguatan. Dalam pembahasan ini, ditegaskan bahwa proses akreditasi membutuhkan komitmen dan keikhlasan dari seluruh pihak, mengingat beban kerja yang cukup besar serta tuntutan kualitas yang tinggi. Peran LP2M dan fakultas menjadi sangat strategis dalam mendukung capaian tersebut, terutama dalam aspek penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, rapat juga membahas strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kondisi masyarakat. Dalam waktu dekat, IAITF Dumai akan menghadirkan kebijakan keringanan biaya berupa potongan hingga 50 persen sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan. Untuk mendukung hal tersebut, dibutuhkan keterlibatan relawan PMB yang aktif dalam menjangkau calon mahasiswa secara lebih luas.

Pada sektor pengabdian, ditetapkan bahwa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 akan difokuskan di wilayah Rupat Tengah. Sementara itu, IAITF Dumai juga tengah mempersiapkan program KKN internasional yang direncanakan berlangsung pada akhir Juli 2026 melalui kolaborasi dengan jaringan internasional, yang akan dirangkaikan dengan kegiatan kolokium Pascasarjana di Malaysia.

Pengembangan akademik juga menjadi perhatian dalam rapat ini, salah satunya melalui rencana pembukaan konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Program Pascasarjana. Langkah ini dinilai strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas cakupan keilmuan di lingkungan IAITF Dumai.

Lebih jauh, IAITF Dumai juga tengah mempersiapkan agenda besar bertaraf internasional, yakni International Islamic Heritage Conference yang direncanakan digelar pada tahun 2027 di Kota Dumai. Kegiatan ini akan menghadirkan para ilmuwan dari berbagai kawasan, termasuk Asia dan Eropa, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi IAITF Dumai di tingkat global.

Rektor IAITF Dumai, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Rizal Akbar, S.Si., M.Phil, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh agenda yang dibahas merupakan bagian dari langkah besar institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing.

Kita sedang berada dalam fase penting penguatan institusi. Seluruh program ini harus dijalankan dengan kesungguhan, komitmen, dan keikhlasan. Akreditasi, penguatan riset, internasionalisasi, hingga pengembangan program studi adalah satu kesatuan yang akan membawa IAITF Dumai menuju institusi yang lebih maju dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kesatuan persepsi di antara seluruh pengurus agar setiap program dapat berjalan secara efektif dan berdampak nyata.

Rapat kemudian ditutup oleh Ketua Yayasan IAITF Dumai, H. Hambali, S.H.I, yang memberikan penguatan moral dan dukungan terhadap seluruh agenda strategis yang telah dirumuskan. Ia mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun institusi.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan sederhana bagi pengurus yang berulang tahun, yang dirangkaikan dengan makan bersama di kantin IAITF Dumai. Suasana kebersamaan yang hangat tersebut menjadi refleksi kuat bahwa di balik agenda besar institusi, terdapat ikatan kekeluargaan yang terus terjaga di lingkungan IAITF Dumai.

Written by