Mahasiswa KKN KIPSM Kunjungi Istana Kehakiman Putrajaya: Belajar Hukum, Sejarah, dan Peradaban

Iaitfdumai.ac.id – PUTRAJAYA – Rangkaian Kuliah Kerja Nyata Khazanah Islam Pesisir Selat Melaka (KKN KIPSM) 2025 terus berlanjut dengan kunjungan akademik dan budaya ke Istana Kehakiman Malaysia (Palace of Justice), Putrajaya, pada Rabu, 30 Juli 2025. Lawatan ini menjadi momen penting bagi para peserta dalam memahami sistem hukum dan peradaban modern di Malaysia dari dekat.

Setibanya di Istana Kehakiman, rombongan mahasiswa dari IAITF Dumai, STAI Ar-Ridho Bagan Siapi-Api Rokan Hilir, dan Universitas Lancang Kuning disambut hangat oleh petugas yang memandu langsung kegiatan kunjungan. Para peserta diperkenalkan dengan sistem peradilan Malaysia, termasuk ruang sidang perdata dan pidana (jenayah). Mereka juga diberi kesempatan melihat dari dekat bagaimana proses persidangan dijalankan secara tertib dan terstruktur.

Kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke perpustakaan dan museum Istana Kehakiman, tempat para peserta menelusuri jejak sejarah peradilan di negeri jiran, termasuk dokumentasi kasus-kasus penting, warisan hukum kolonial, serta proses modernisasi sistem kehakiman berbasis teknologi digital.

Interaksi semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Tiga mahasiswa, Lailatul Husna dan Muhammad Al Amin dari IAITF Dumai serta Syharla Herliantika dari STAI Ar-Ridho Bagan Siapi-Api,Rokan Hilir, berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat dan mendapatkan apresiasi dari panitia dalam bentuk cenderamata edukatif. Momen ini memperlihatkan antusiasme mahasiswa dalam menyerap ilmu dan berpartisipasi aktif sepanjang kunjungan.

“Ini pengalaman yang luar biasa. Tidak hanya melihat langsung lembaga kehakiman tertinggi di Malaysia, tetapi juga menyadari betapa pentingnya sistem hukum dalam membentuk peradaban,” ujar Muhammad Al Amin penuh semangat.

Senada dengan itu, Syharla Herliantika menambahkan, “Kunjungan ini membuka wawasan kami sebagai calon akademisi dan praktisi hukum, sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan intelektual dan institusional sangat penting dijaga.”

Dengan semangat belajar dan apresiasi budaya yang tinggi, kunjungan ke Istana Kehakiman ini menjadi salah satu puncak dari rangkaian KKN KIPSM 2025, membuktikan bahwa program ini tidak hanya menyentuh aspek lokalitas Islam pesisir, tetapi juga membuka cakrawala global dalam memahami institusi dan sistem yang menopang peradaban Islam kontemporer.

Written by