Matrikulasi Gelombang I IAITF Dumai 2025 Berlangsung Meriah dan Interaktif: Tampilkan Literasi Budaya, Moderasi Beragama, dan Jurnalistik

Iaitfdumai.ac.id – DUMAI — Kampus Dumai Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) sukses menyelenggarakan Matrikulasi Gelombang I pada Senin, 14 Juli 2025, untuk calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026. Bertempat di Aula Lantai 2 Kampus IAITF Dumai, kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan menghadirkan pembekalan yang membekas secara intelektual dan emosional.

Berbeda dari matrikulasi pada umumnya, kegiatan ini tidak hanya membahas orientasi kampus, tetapi juga menyuguhkan tiga materi utama yang dikemas secara akademis dan interaktif.

Sesi pertama dibuka oleh Assoc. Prof. Dr. H. M. Rizal Akbar, S.Si, M.Phil yang membawakan materi Literasi Kebudayaan Melayu Asia Tenggara. Dalam penyampaiannya, Rektor IAITF Dumai ini menekankan bahwa budaya Melayu adalah salah satu bentuk pengetahuan yang sarat nilai dan warisan keilmuan. “Melayu adalah sebuah knowledge. Di dalamnya ada gurindam, hikayat, petuah, dan sejarah panjang peradaban. Dari jalur sutra, jalur rempah, hingga naskah-naskah lama seperti Gurindam Dua Belas dan Hikayat Melayu, Alam Melayu Mikro Kosmos dan Makro Kosmos Melayu), semua itu mengajarkan kita untuk terus berpikir kritis,” tegasnya.

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Deni Suryanto, M.Pd dengan materi Pendidikan Moderasi Beragama. Ia mengajak mahasiswa untuk mengembangkan cara pandang yang inklusif dan seimbang. “Moderasi itu bukan kompromi dalam keyakinan, tapi keseimbangan dalam menyikapi perbedaan. Ini penting agar kampus kita menjadi rumah semua gagasan yang konstruktif,” ujarnya dalam sesi yang juga diwarnai diskusi aktif peserta.

Kemudian, Dawami, M.I.Kom menyampaikan materi Jurnalistik dengan pendekatan yang lugas dan reflektif. Ia mendorong mahasiswa untuk mulai menulis sejak dini dan tidak membiarkan ide-ide besar mereka menguap begitu saja. “Menulis itu cara kita mengabadikan gagasan. Kalau kalian tidak menulis hari ini, maka pikiran kalian hanya akan berputar dalam kepala. Mulailah dari blog, jurnal, atau media sosial yang bertanggung jawab,” pesannya.

Tak hanya materi, kegiatan ini juga diramaikan dengan ice breaking, kuis berhadiah, dan sesi-sesi interaktif yang membuat suasana lebih cair dan menyenangkan. Mahasiswa baru terlihat antusias, aktif bertanya, dan menyambut pembelajaran awal ini sebagai pengalaman yang menyegarkan.

Dengan berakhirnya Matrikulasi Gelombang I ini, mahasiswa baru IAITF Dumai resmi memulai fase baru sebagai civitas akademika yang siap mengembangkan potensi dalam kerangka budaya, literasi, dan nilai-nilai Islam moderat.

Written by