Iaitfdumai.ac.id – Bengkalis — Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan ceramah agama di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Senin (10/8/2026) selepas salat Zuhur.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa Pascasarjana S2 PAI IAITF Dumai sebagai bentuk implementasi keilmuan sekaligus kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, ceramah agama disampaikan oleh Ustaz Ahmad Syarifudin bin Samsudin Al Fahani, mahasiswa Pascasarjana S2 PAI IAITF Dumai asal Melaka, Malaysia. Ia didampingi oleh Rektor IAITF Dumai, Assoc. Prof. Dr. HM Rizal Akbar, M.Phil., serta Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAITF Dumai, Dr. (Cand.) Dawami, S.Sos., M.I.Kom.
Dalam ceramah yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Ustaz Ahmad Syarifudin menyampaikan pentingnya memiliki ilmu dalam menjalankan kehidupan beragama. Menurutnya, setiap amalan keagamaan hendaknya dilandasi pengetahuan yang benar dan memiliki sanad keilmuan yang jelas.
Ia juga mengajak jamaah untuk memperbanyak selawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah.
“Biar semua amalan yang kita laksanakan sebagai bukti cinta kita kepada Baginda Rasulullah menjadi jalan keberkahan hidup kita di dunia ini. Oleh sebab itu, berilmu juga perlu betul dengan sanad keilmuannya. Semoga Allah SWT memberikan jalan kemudahan kepada kita semua,” ungkapnya.
Selain membahas pentingnya ilmu dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, Ustaz Ahmad Syarifudin juga menjelaskan sejumlah keutamaan memakmurkan masjid. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa menumbuhkan rasa cinta terhadap masjid dan membiasakan diri untuk hadir serta beribadah di masjid.
Sementara itu, Rektor IAITF Dumai, Assoc. Prof. Dr. HM Rizal Akbar, M.Phil., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus Masjid Agung Istiqomah Bengkalis yang telah menerima pelaksanaan program pengabdian tersebut.
Ia berharap kegiatan kolaborasi antara IAITF Dumai dan masyarakat di berbagai daerah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Terima kasih dan insyaallah program ini akan terus berlanjut. Untuk hari Selasa besok, program yang sama akan kita laksanakan di Kota Siak, di salah satu masjid bersejarah. Semoga Allah SWT mempermudah urusan kita semua dan rangkaian program seminar internasional tentang Bab Quaid kita di Kota Siak Sri Indrapura pada hari Kamis dapat berlangsung dengan lancar,” jelasnya.
Menurut Rizal, kegiatan pengabdian tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa Pascasarjana untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti proses pendidikan di kampus.
Program pengabdian masyarakat ini sekaligus memperkuat komitmen IAITF Dumai dalam membangun jejaring dan kolaborasi dengan masyarakat, masjid, serta berbagai pihak dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam di kawasan Melayu pesisir Selat Melaka.
***
/dw
