Dari Distingsi ke Implementasi: Prof. Zaitun Perkuat Pendidikan Pesisir Selat Melaka di Pascasarjana IAITF Dumai

Iaitfdumai.ac.id – DUMAI — Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai kembali menegaskan arah keilmuannya melalui rangkaian kegiatan Visiting Lecturer dan Dialog Cendekia yang menghadirkan Prof. Dr. Zaitun pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan akademik ini diikuti sekitar 20-an peserta dan berlangsung intensif di Ruang Seminar IAITF Dumai sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB.

Dalam sesi Visiting Lecturer mata kuliah Inovasi Kurikulum dan Materi PAI, Prof. Zaitun menegaskan bahwa pendidikan pesisir Selat Melaka harus diposisikan sebagai fondasi epistemologis pengembangan kurikulum PAI di IAITF Dumai. Menurutnya, integrasi nilai keislaman dengan kearifan lokal Melayu pesisir bukan sekadar strategi kontekstualisasi, tetapi jalan untuk melahirkan pembelajaran PAI yang bermakna, berkarakter, dan responsif terhadap realitas sosial.

Pesisir Selat Melaka menyimpan nilai religiusitas, adab, musyawarah, dan harmoni dengan alam. Jika nilai-nilai ini diintegrasikan secara sadar ke dalam kurikulum PAI, maka pembelajaran akan lebih hidup dan berdampak,” ujar Prof. Zaitun.

Kehadiran Prof. Zaitun disambut langsung oleh jajaran pimpinan IAITF Dumai, antara lain Assoc. Prof. Dr. H. M. Rizal Akbar selaku Rektor IAITF Dumai, Dr. Windayani selaku Wakil Rektor sekaligus Ketua Program Studi Pascasarjana PAI, Dawami selaku Ketua LPM, Dr. Deni Suryanto selaku Dekan Fakultas Tarbiyah, serta Ketua SPI Hj. Lestary Fitriany.

Dalam tanggapannya, Dr. Windayani menegaskan bahwa gagasan Prof. Zaitun sejalan dengan visi kelembagaan IAITF Dumai. “Distingsi pesisir Selat Melaka bukan hanya jargon, tetapi harus menjadi kerangka berpikir mahasiswa pascasarjana dalam riset, tesis, dan inovasi kurikulum PAI,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perkuliahan seperti ini memperkuat mutu akademik sekaligus identitas keilmuan Pascasarjana PAI IAITF Dumai.

Usai perkuliahan hingga pukul 11.30 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Cendekia bertajuk “Pendidikan Pesisir Selat Melaka dari Pemikiran Prof. Zaitun” yang disiarkan langsung melalui Tafidu Televisi. Dialog ini dipandu oleh Dawami dan dapat disaksikan publik melalui tautan berikut: https://youtube.com/live/tBpNLuvgyyk?feature=share

Melalui kombinasi kuliah tatap muka dan dialog publik, IAITF Dumai menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan Islam yang berakar pada kearifan lokal pesisir Selat Melaka, namun tetap terbuka terhadap wacana nasional dan global. Rangkaian kegiatan ini diharapkan memperkaya diskursus akademik, memperkuat identitas institusi, serta melahirkan lulusan pascasarjana yang unggul, kontekstual, dan berdaya saing.

Penulis: Nini Nursima

Written by