IAITF Dumai Ajak Mahasiswa Napak Tilas Sejarah Islam dan Melayu di Pekanbaru

Iaitfdumai.ac.id – Pekanbaru — Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai melaksanakan Kunjungan Akademis Khazanah Melayu Pesisir Selat Melaka pada Kamis, 18 Desember 2025, sebagai bagian dari penguatan pembelajaran kontekstual berbasis sejarah, budaya, dan peradaban Islam Melayu. Kegiatan ini diikuti sekitar 80an mahasiswa semester satu dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syariah (Eksya), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Rombongan mahasiswa berangkat dari Dumai Islamic Center pada pukul 06.30 WIB menuju Kota Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Islam dan Tamadun Melayu, yang diampu oleh Tengku Mahesa Khalid, M.M., dengan tujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap khazanah sejarah dan peradaban Islam Melayu di Provinsi Riau.

Agenda utama kunjungan difokuskan pada napak tilas sejarah Melayu dan Islam di Pekanbaru, meliputi kunjungan ke Masjid Raya Senapelan, Makam Marhum Pekan, Rumah Tenun Melayu, serta Rumah Singgah Tuan Kadi. Situs-situs tersebut memiliki nilai historis penting sebagai bagian dari awal perkembangan Islam dan identitas budaya Melayu di kawasan Pekanbaru.

Dosen pengampu mata kuliah, Tengku Mahesa Khalid, M.M., menyampaikan bahwa kunjungan akademis ini dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih utuh dan bermakna.

Mahasiswa tidak hanya memahami sejarah dari literatur, tetapi juga menyaksikan langsung jejak peradaban Islam dan Melayu yang tumbuh dan berkembang di Riau. Ini sejalan dengan substansi mata kuliah yang kami ajarkan,” ujarnya.

Selain agenda akademik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara hiburan edukatif di Asia Farm Pekanbaru, serta kunjungan belanja oleh-oleh khas Riau di Toko Al Insyirah. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan memberikan keseimbangan antara pembelajaran, rekreasi, dan penguatan kebersamaan antarmahasiswa.

Rektor Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai, Assoc. Prof. Dr. H. M. Rizal Akbar, S.Si., M.Phil., mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kunjungan akademis tersebut memiliki makna strategis, mengingat masih banyak mahasiswa yang belum pernah mengunjungi ibu kota Provinsi Riau meskipun secara geografis relatif dekat dari Kota Dumai.

Kegiatan ini sangat relevan dan kontekstual. Banyak mahasiswa kita yang belum pernah melihat langsung Pekanbaru sebagai pusat sejarah dan pemerintahan Riau. Kunjungan akademis ini menjadi jembatan antara teori di kelas dengan realitas sejarah dan budaya, serta sejalan dengan capaian pembelajaran mata kuliah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, IAITF Dumai menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan Islam yang kontekstual, berakar pada khazanah lokal Melayu, serta berorientasi pada penguatan karakter dan wawasan kebangsaan mahasiswa. Kunjungan akademis ini diharapkan menjadi model pembelajaran luar kelas yang berkelanjutan di lingkungan IAITF Dumai.

Written by