Mahasiswa IAITF Dumai Berpartisipasi pada ICESS 2025, Tunjukkan Daya Saing Akademik di Forum Riset Internasional

Iaitfdumai.ac.id – Dumai (12 November 2025), Mahasiswa Kampus Dumai Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai kembali menorehkan catatan penting dalam penguatan budaya riset kampus melalui keikutsertaan pada International Conference on Economics and Social Sciences (ICESS) 2025 yang diselenggarakan secara daring pada 11–12 November 2025. Ajang ilmiah internasional yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara itu menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk menguji kualitas argumentasi ilmiah serta kompetensi metodologis mereka di tingkat global. Partisipasi ini menunjukkan komitmen IAITF Dumai dalam mendorong mahasiswa terlibat aktif pada kegiatan penelitian berstandar internasional, sejalan dengan visi perguruan tinggi untuk melahirkan lulusan yang kompeten, kritis, dan siap bersaing dalam percaturan akademik dunia.

Pada konferensi tersebut, dua kelompok mahasiswa tampil sebagai pemakalah. Kelompok pertama yang terdiri atas Amelia Viona, Haida Nurfadillah, dan Asnida Putri Dewi mempresentasikan penelitian berjudul:“The Influence of Innovation, Capital, and Public Purchasing Power on the Growth of MSMEs in Dumai City.”Riset ini mengkaji keterkaitan antara inovasi usaha, akses permodalan, dan daya beli masyarakat sebagai faktor kunci keberlanjutan UMKM di Dumai, wilayah pesisir yang tengah berkembang sebagai kawasan perdagangan dan jasa. Karya ini diapresiasi peserta konferensi karena memberikan sumbangan ilmiah bagi diskursus local economic development dan pemberdayaan ekonomi masyarakat urban.

Kelompok kedua, beranggotakan Nurmawaddah, Syafni Khoiriah Putri, dan Syaiful Zaman, menyampaikan penelitian berjudul:“The Effect of Income Levels on the Purchasing Power of the Community on Car-Free Nights in Dumai City.”

Penelitian ini menyajikan analisis mengenai pola konsumsi masyarakat pada aktivitas Car-Free Night, yang menjadi ruang publik sekaligus ekosistem ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal di Dumai. Temuan mereka memperkaya perspektif penelitian pada bidang ekonomi mikro dan perilaku konsumen di wilayah perkotaan pesisir.

Kedua kelompok mahasiswa ini mendapat bimbingan dari Assoc. Prof. Dr. H. M. Rizal Akbar, S.Si., M.Phil. dan Robiyatul Adawiyah, S.E., M.E., yang konsisten mengembangkan budaya akademik berbasis riset di IAITF Dumai.

Dalam keterangannya, Robiyatul Adawiyah menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa bimbingannya:

“Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional ini menunjukkan bahwa riset berkualitas tidak harus lahir dari pusat-pusat akademik besar. Dengan metode yang benar dan keberanian intelektual, penelitian yang berangkat dari realitas masyarakat Dumai dapat berdiri sejajar dengan penelitian dari berbagai negara. Ini adalah langkah penting dalam membangun kepercayaan diri akademik mahasiswa IAITF Dumai.”

Keterlibatan mahasiswa pada ICESS 2025 menjadi indikator keberhasilan program pembinaan riset IAITF Dumai, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai institusi yang mampu mencetak peneliti muda berkapasitas global tanpa melepaskan akar intelektualnya pada nilai-nilai Islam dan tamadun Melayu.

Ajang ini juga memperluas jejaring akademik mahasiswa, membuka peluang kolaborasi riset lintas negara, serta mempercepat menuju target internasionalisasi kampus yang sedang digagas melalui berbagai kegiatan ilmiah dan publikasi bereputasi.

Dengan capaian tersebut, IAITF Dumai kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mendidik mahasiswa di dalam ruang kelas, tetapi juga mendorong mereka hadir di gelanggang ilmiah dunia dengan integritas, ketajaman intelektual, dan karakter akademik yang beradab.

Written by