Iaitfdumai.ac.id – DUMAI — Suasana Car Free Day (CFD) Kota Dumai pada Minggu pagi, 6 Juli 2025 terasa berbeda. Di sepanjang kawasan Jalan Sudirman, tepatnya di depan Masjid DIC (Dumai Islamic Center), tampak stan bertenda hijau-putih milik mahasiswa Kampus Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai yang ikut meramaikan CFD dengan produk-produk wirausaha khas dan kekinian.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), PAI, AS, dan MUA dan Ekonomi Syariah dalam mata kuliah Kewirausahaan yang diampu oleh Tengku Mahesa Khalid, M.M. Para mahasiswa menjajakan jajanan khas Riau seperti khasidah, hingga jajanan kekinian seperti Dimsum, berbagai olahan minuman jeruk, dan makanan ringan kreatif lainnya yang mereka produksi sendiri.


Yang menarik, kegiatan ini tak hanya sebatas jualan. Acara berlangsung dari pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, dan turut diisi oleh podcast santai antara mahasiswa dan dosen pengampu, membahas tantangan dan peluang UMKM di Dumai dan juga kampus terbaik kota Dumai, IAITF Dumai. Selain itu, kuis interaktif untuk pengunjung CFD juga sukses menyedot perhatian, menciptakan suasana edukatif sekaligus meriah.


Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Kampus Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai, Assoc. Prof. Dr. H. M. Rizal Akbar, S.Si, M.Phil. dan Ketua Sistem Pengawasan Internal IAITF Dumai, Ibu Hj. Lestary Fitriany, M.E., dan dosen IAITF lainnya, mereka memberikan dukungan langsung kepada mahasiswa dan mengapresiasi semangat kolaborasi dalam kegiatan yang membawa kampus lebih dekat dengan masyarakat.


Tengku Mahesa Khalid, M.M., selaku dosen pengampu, mengungkapkan kebanggaannya, “Mahasiswa sangat antusias. Mereka tidak hanya belajar dari teori, tapi merasakan langsung dinamika pelaku UMKM di CFD. Ini pengalaman riil, mereka promosi, melayani pembeli, berinovasi, dan belajar cepat dari interaksi langsung.”

Beliau menambahkan, “InsyaAllah ke depan mereka siap terjun sebagai pelaku UMKM dan menjadi bagian dari denyut ekonomi kreatif Dumai.”

Sebagai bentuk motivasi dan apresiasi, IAITF Dumai memberikan penghargaan kepada kelompok UMKM mahasiswa terbaik, yang dinilai berdasarkan jumlah penjualan. Penghargaan tersebut diraih oleh kelompok mahasiswa Program Studi PAI Kelas Pagi, yang sukses menyajikan konsep stan yang menarik dan produk yang laris manis di lokasi.

Kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa IAITF Dumai tidak hanya membekali mahasiswanya dengan ilmu, tetapi juga dengan keterampilan praktis dan keberanian mengambil peran di tengah masyarakat. Partisipasi di CFD merupakan bentuk nyata pengabdian kampus dalam membangun karakter mandiri dan kolaboratif.
