FGD Internasional IAITF–UiTM: Dr. Rizal Akbar Soroti Strategi Kolaborasi Pendidikan ASEAN

Iaitfdumai.ac.idKampus Dumai Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai kembali mengukuhkan komitmen kerjasama internasionalnya bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Melaka melalui gelaran Forum Group Discussion (FGD) Internasional yang berlangsung hangat di Ruang Pertemuan Fakulti ACIS, Kampus UiTM Lendu, Alor Gajah, Melaka, Rabu (12/6/2025).

FGD ini menjadi momentum penting membahas perpanjangan dan penyempurnaan nota kesepahaman (MoU) antara kedua institusi, yang akan berakhir pada 8 November 2025. Acara dibuka langsung oleh Ketua Koordinator Fakulti ACIS UiTM Cawangan Melaka, Dr. Zaid Mustafa, didampingi Dr. Dziauddin Shariff dan Prof. Madya Faisal P. Ramlie, serta dihadiri oleh para pensyarah senior UiTM.

Sementara itu, delegasi IAITF Dumai dipimpin oleh Wakil Rektor II sekaligus Ketua Yayasan IAITF Dumai, Assoc. Prof. Dr. H.M. Rizal Akbar, M.Phil. Turut hadir Ketua SPI Hj. Lestari Fitriani, M.E., Ketua LPM Dawami, M.I.Kom., Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. Deni Suryanto, serta tamu kehormatan dari IAILE, Dr. Murah Syahrial bersama tim dosen.

Dalam sambutannya, Dr. Zaid Mustafa menyampaikan harapan besar agar kerjasama ini terus diperkuat dan diperluas dengan menambahkan sejumlah item strategis yang dapat memudahkan pelaksanaan program-program unggulan di masa mendatang.

“Alhamdulillah, melalui program inbound internasional 2025 ini, kita ingin memastikan keberlanjutan dan relevansi MoU dengan memperbaruinya secara substansial. Ada banyak peluang kolaborasi yang masih bisa kita eksplorasi bersama,” ujarnya optimis.

Menanggapi hal tersebut, Assoc. Prof. Dr. H.M. Rizal Akbar, M.Phil. menegaskan pentingnya memperluas cakupan kerjasama untuk memperkuat sinergi dua institusi. Ia juga menyebutkan bahwa IAITF Dumai dan UiTM telah berhasil menyelenggarakan berbagai program bersama seperti KKN Internasional, Inbound International Mobility, Kolokium Internasional, serta kolaborasi riset dan publikasi ilmiah.

“Ini bukan hanya soal memperpanjang hitam di atas putih, tetapi menyempurnakan jalinan kerja sama yang sudah teruji. Ke depan, kita juga sedang menyiapkan beberapa program baru yang lebih berdampak, baik untuk civitas akademika maupun masyarakat luas,” ungkapnya.

Menariknya, dalam forum tersebut Rizal Akbar juga tampil sebagai narasumber internal, membawakan topik strategis terkait arah pengembangan kurikulum pendidikan Islam berbasis kawasan pesisir Selat Melaka dalam perspektif kolaboratif ASEAN.

Sebagai penutup, Rizal menyampaikan apresiasi mendalam kepada UiTM Cawangan Melaka atas kerjasama yang selama ini terjalin erat. Ia juga menginformasikan bahwa pada akhir Juli nanti, program KKN Internasional akan kembali digelar dengan melibatkan mahasiswa dari kedua kampus.

FGD ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas negara dalam dunia pendidikan tinggi bukan sekadar wacana, melainkan langkah strategis menuju pencapaian visi globalisasi pendidikan Islam yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.

Written by