Iaitfdumai.ac.id – Kampus Dumai Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai kembali memperluas cakrawala akademiknya melalui program outbound internasional yang resmi dimulai hari ini Rabu (11/06/2025). Berkolaborasi dengan Institut Agama Islam Luqman Edy (IAILE) Pekanbaru, rombongan peserta yang terdiri dari 18 mahasiswa dan 9 dosen pendamping berkumpul penuh semangat di Pelabuhan Dumai sejak pukul 07.00 pagi untuk persiapan keberangkatan menuju Malaysia.
Suasana keberangkatan yang penuh antusiasme dan rasa ingin tahu sangat terasa di antara peserta yang siap mengeksplorasi pengalaman akademik dan budaya di negeri jiran. Tepat pukul 09.00 WIB, rombongan diberangkatkan menggunakan kapal feri dengan pengawalan ketat dari panitia dan petugas imigrasi, memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan internasional ini.
Tiba di Pelabuhan Malaysia pada pukul 12.00 waktu setempat, peserta langsung melanjutkan perjalanan darat menuju kampus Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka. Dalam perjalanan, rombongan sempat menikmati makan siang bersama di medan selera lokal (pusat kuliner khas Malaysia).

Program Outbound ini, mendapat apresiasi tinggi dari Rektor IAITF Dumai, Dr. H. Ahmad Rozai Akbar, M.H., dan Dr. H. Murah Syahrial, M.Sh.Ec., dari IAILE Pekanbaru. Keduanya menyatakan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam membangun kompetensi global mahasiswa sekaligus mempererat kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam di kawasan tersebut, pengalaman budaya akademik yang sekaligus menjadi sarana mempererat keakraban antar peserta IAITF Dumai, IAILE Pekanbaru dan tuan rumah UiTM Melaka.

Setelah perjalanan darat yang nyaman, rombongan tiba di kampus UiTM Melaka sekitar pukul 15.00 petang. Kedatangan peserta disambut hangat oleh panitia UiTM yang membantu dalam proses akomodasi serta memperkenalkan fasilitas kampus yang akan dimanfaatkan selama program berlangsung.

Di sore hari, tepat pukul 17.00, para peserta diajak untuk mengunjungi pasar kuliner di sekitar kampus. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan peserta mencicipi makanan khas Malaysia, tetapi juga membuka interaksi awal dengan mahasiswa lokal, menciptakan suasana hangat dan akrab antar budaya.

Hari pertama program outbound internasional ini ditutup dengan kembali ke asrama untuk beristirahat dan menyiapkan energi menghadapi kegiatan berikutnya. Program ini diharapkan mampu mempererat hubungan akademik internasional antara IAITF Dumai, IAILE Pekanbaru, dan UiTM Melaka, serta memberikan pengalaman berharga kepada para mahasiswa dalam menghadapi tantangan globalisasi.
Penulis, Sharmila.
