
Sehubungan dengan pelaksanaan Asismen Lapangan (AL) yang akan dilaksankan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruantinggi (BAN-PT) terhadap program Studi Ekonomi Syariah IAITF Dumai pada 4 – 5 November mendatang, maka Fakultas Ekonomi Islam (FEI) bersama Prodi Ekonomi Syariah (Eksya) beserta Kendali Mutu (KM) FEI melaksankan rapat persiapan AL Akreditas Prodi.
Ketua Kendali Mutu FEI Deni Surianto menegaskan bahwa proses Akreditasi prodi Eksya telah berjalan panjang sejak awal tahun 2021 silam. Dimulai dengan pembentukan Tim Akreditasi yang diketuai oleh Dr.H. M.Rizal Akbar, M.Phil yang merupakan Dosen Senior di FEI, Dr (Can) Windayani selaku sekretaris Tim serta melibatkan ketua Prodi Eksya serta pimpinan FEI lainnya. Deni juga menyatkan bahwa borang kelengkapan Akreditasi Prodi Eksya berhasil di upload ke SAPTO pada 31 Desember 2021, setelah mengalami beberapa kali perbaikan sesuai catatan admine PDDIKTI. Alhamdulilah akhirnya insyaallah pada 4-5 November 2022 mendatang akan dilaksankan asismen lapangan oleh asesor BAN-PT .

Pada kesempatan yang sama Dr. H. M. Rizal Akbar, M.Phil selaku ketua Tim Akreditasi Prodi Eksya IAITF menyatakan optimis jika prodi ini akan mendapat predikat “Sangat Baik”, karena menurutnya kita belum mungkin sampai keperingat “Unggul” dan ini akan menjadi target kita dimasa depan ungkapnya. Optimisme nyat terhadap perolehan tersebut menurutnya terkait bahwa hampir semua elemen pemenuhan untuk target terebut telah terpenuhi, baik pada aspek VMTS, Tata Pamong, Tata Kelola dan kerjasama, Aspek Mahasiswa, SDM, Keuangan Sarana dan Prasarana, Aspek Pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta luaran hasil pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Rizal menjelaskan, selama lebih kurang setahun proses akreditasi ini terdapat peningkatan yang signifikan untuk prodi Eksya IAITF, Jumlah Dosen tetap yang memiliki kualifikasi Doktor meningkat dari sebelumnya satu orang menjadi dua orang, serta akan menyusul satu orang lagi yang sedang dalam proses penyelesaian, pangkat fungsional Dosen juga bertambah pada lefel lektor menjadi dua orang dan beberapa orang dalam proses pengurusan. Jika pada saat input Dokumen belum terdapat lulusan kini sudah ada lulusan serta sebanyak 28 orang yang telah terserap diber bagai lapangan kerja. demikian halnya dengan peningkatan jumlah penerimaan mahasiswa yang alhamdulillah pada tahun ini prodi Eksya menerima lebih kurang 50 orang mahsiswa, hal ini terjadi disebabkan adanya kepastian status akreditasi, serta pengembangan kurikulum Wisata Syariah yang dikembangkan bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis serta Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Pengembangan kurikulum ini pula merupakan upaya merealisasikan visi IAITF dan FEI terdepan dipesisir selat Melaka ungkap Rizal.
Ditulis Oleh : Indah
