Dumai, 8 September 2025 — Kampus Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai hari ini menjadi tuan rumah dalam kunjungan akademik tim peneliti dari Universitas Riau (UNRI). Rektor IAITF Dumai secara resmi menerima kedatangan tim yang dipimpin oleh Dr. Mexsasai Indra, Wakil Rektor UNRI sekaligus Ketua Tim Peneliti.
Turut hadir dalam rombongan tersebut para akademisi terkemuka UNRI, yakni Dr. Muchid, Dr. Belli, Dr. Dodi Haryono, dan Dr. Ismandianto. Mereka tengah menjalankan riset kolaboratif dengan judul “Model Akselerasi Sinergi Hukum dan Adat: Strategi Komunikasi Hukum di Provinsi Riau dalam Mewujudkan Keadilan Inklusi.”




Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Rektor IAITF, diskusi hangat terjalin mengenai pentingnya mereurgensi peran Lembaga Adat Melayu Riau sebagai bagian terpenting dalam inklusi hukum di Provinsi Riau. Rektor IAITF Assoc Prof Dr. H. M. Rizal Akbar, M.Phil yang juga Wakil Ketua MKA LAMR Kota Dumai menekankan bahwa keadilan inklusif hanya dapat diwujudkan bila hukum positif berjalan beriringan dengan kearifan lokal masyarakat Riau yang selayaknya diperankan oleh LAMR. Rizal juga mengajak para akademisi terutama Universitas Riau sebagai simbol akademisi di Riau untuk turut emberikan dukungan kepada LAMR terutama dalam mengisi SDM, serta reorintasi LAMR itu sendiri.
Dr. Mexsasai Indra menyampaikan apresiasi atas sambutan IAITF dan menegaskan bahwa riset ini akan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi di Riau dalam melahirkan gagasan-gagasan strategis. “Kerja sama lintas kampus sangat penting agar hasil penelitian bukan sekadar akademik, tetapi juga praktis untuk masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan ini juga membuka peluang kolaborasi lanjutan, termasuk rencana seminar bersama dan penerbitan buku akademik yang mendokumentasikan hasil riset. Kedua belah pihak berharap sinergi ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi keilmuan sekaligus menjawab tantangan sosial di Riau.
dibuat oleh : Lestary
