Iaitfdumai.ac.id – MELAKA, Malaysia – Program Outbound Internasional Kampus Dumai Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Melaka memasuki hari kelima dengan kegiatan praktik penyembelihan halal serta sesi masak dan makan bersama, Jumat (13/6). Aktivitas ini digelar di area kampus UiTM Melaka dengan tujuan memperdalam pemahaman mahasiswa tentang konsep halal dalam Islam melalui praktik langsung.

Kegiatan dimulai pagi hari dengan pengarahan teknis serta pemaparan materi singkat mengenai prinsip halal dalam penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. Setelah sesi teori, peserta dari IAITF Dumai dan UiTM Melaka bersama-sama melakukan praktik penyembelihan ayam secara langsung. Proses ini berlangsung di bawah pengawasan ketat dari para dosen dan instruktur berpengalaman untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan syariat Islam dan standar etika penyembelihan halal.

Usai penyembelihan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi memasak bersama. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengolah ayam hasil penyembelihan menjadi berbagai hidangan tradisional. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dimana peserta saling bertukar resep dan teknik memasak khas Indonesia dan Malaysia, sekaligus membangun interaksi yang akrab dan harmonis

Sesi mencicipi masakan antar kelompok menjadi momen penuh keakraban yang memperkuat nilai kerja sama serta mempererat hubungan antar peserta. Rangkaian kegiatan hari kelima ini kemudian ditutup dengan acara makan bersama yang melibatkan seluruh mahasiswa dan panitia. Kebersamaan dalam acara ini menjadi simbol persaudaraan yang kuat dan merefleksikan semangat kesatuan dalam keragaman budaya.
Koordinator program, Muhammad Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan integrasi unik antara teori dan praktik langsung yang bertujuan memperkuat aspek spiritual, edukatif, dan kolaboratif antar mahasiswa dari kedua negara. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep halal secara teoritis, tetapi juga menerapkannya secara praktis, menciptakan pemahaman mendalam sekaligus mempererat silaturahmi antar institusi,” ujarnya.

Salah satu peserta dari IAITF Dumai, Zaskia Ramadhani, mengungkapkan kegembiraannya, “Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami belajar banyak tentang proses halal yang benar, sekaligus bisa saling berbagi pengetahuan dan budaya lewat kegiatan memasak bersama. Benar-benar kegiatan yang mengesankan.”
Hari kelima ini menambah kehangatan rangkaian program outbound internasional IAITF Dumai dan UiTM Melaka, sekaligus menjadi contoh positif implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.
