Pascasarjana PAI IAITF Dumai Tampil Gemilang di Kolokium Antarabangsa Pengajian Islam 2026 UiTM Melaka

Iaitfdumai.ac.id – Melaka, 22 Juli 2026 – Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai kembali menorehkan capaian membanggakan di kancah internasional melalui keikutsertaan aktif dalam Kolokium Antarabangsa Pengajian Islam 2026 yang diselenggarakan oleh Akademi Pengajian Islam Kontemporari (ACIS), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Melaka, Kampus Alor Gajah, Malaysia. Mengusung tema Khazanah Islam Pesisir Selat Melaka, kolokium ini menjadi ruang akademik yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dosen, dan mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia dalam memperkuat kajian keislaman berbasis tamadun Melayu.

Keikutsertaan IAITF Dumai pada kolokium tahun ini menjadi istimewa karena mahasiswa Pascasarjana PAI hadir secara langsung untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka di forum internasional. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Pascasarjana IAITF telah mampu bersaing dan berdiskusi pada level internasional dengan membawa isu-isu strategis yang berakar pada masyarakat pesisir Selat Melaka.

Rektor IAITF Dumai, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Rizal Akbar, S.Si., M.Phil., turut hadir secara langsung sekaligus menjadi salah satu reviewer (penilai) Sidang Utama bersama akademisi UiTM. Dalam sambutannya pada pembukaan kolokium, beliau menegaskan bahwa kerja sama akademik IAITF dengan UiTM yang telah terjalin sejak tahun 2017 harus terus melahirkan kolaborasi nyata dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Khazanah Islam Pesisir Selat Melaka bukan sekadar tema, tetapi amanah keilmuan yang harus terus kita hidupkan melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Kehadiran mahasiswa Pascasarjana IAITF pada forum internasional ini menjadi langkah nyata menuju penguatan jejaring akademik serantau.

Selain menjadi peserta, sejumlah dosen IAITF Dumai juga dipercaya sebagai reviewer pada berbagai sidang paralel kolokium. Dr. Windayani, M.Pd. selaku Wakil Rektor bersama Dr. (Cand.) Dawami, S.Sos., M.I.Kom. menjadi penilai pada Sidang Selari 1. Sementara Dr. Deni Suryanto, M.Pd., Dekan Fakultas Tarbiyah, dipercaya sebagai penilai pada Sidang Selari 1 di ruang lainnya, dan Dr. Wiwid Hadi Sumitro, S.Pd.I., M.Pd. bertugas sebagai reviewer pada Sidang Selari 2. Kepercayaan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas akademik dosen IAITF di tingkat internasional.

Mahasiswa Pascasarjana PAI IAITF Dumai tampil dengan beragam tema penelitian yang relevan dengan pengembangan pendidikan Islam, budaya Melayu, literasi digital, hingga penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Di antaranya penelitian mengenai Relevansi Nilai Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy dalam Pembelajaran Akidah Akhlak, Pemikiran Pendidikan Ahmad Rozai Akbar dalam Pengembangan Pendidikan Tinggi Islam Berbasis Nilai Melayu Pesisir Selat Melaka, Internalisasi Nilai-Nilai Kemelayuan melalui Budaya Sekolah, serta penelitian mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence, literasi digital, dan self-efficacy akademik terhadap motivasi belajar mahasiswa.

Tidak hanya itu, sesi berikutnya juga menghadirkan berbagai hasil penelitian mahasiswa IAITF mengenai tradisi kenduri adat Melayu, penguatan karakter religius, supervisi akademik, manajemen budaya mutu berbasis nilai Islam, hingga berbagai kajian lain yang menunjukkan kekayaan tema penelitian Pascasarjana IAITF Dumai.

Atmosfer kolokium berlangsung dinamis dan ilmiah. Para peserta dari Indonesia dan Malaysia saling bertukar gagasan, memberikan masukan terhadap hasil penelitian, serta membuka peluang kolaborasi riset lintas negara. Bagi mahasiswa Pascasarjana PAI IAITF Dumai, pengalaman mempresentasikan karya ilmiah secara langsung di forum internasional menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan akademik, sekaligus meningkatkan kualitas penelitian agar mampu menembus publikasi bereputasi internasional.

Kehadiran pimpinan IAITF Dumai dalam forum ini juga menunjukkan komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang kuat. Turut mendampingi kegiatan kolokium antara lain H. Hambali, S.H.I. selaku Ketua Yayasan IAITF Dumai, Dr. Windayani, M.Pd. (Wakil Rektor I), Hj. Lestary Fitriany, M.E. (Ketua SPI), Muhammad Farid Firdaus, M.H. (Ketua LP2M), Dr. Deni Suryanto, M.Pd. (Dekan Fakultas Tarbiyah), Dr. (Cand.) Dawami, S.Sos., M.I.Kom., Dr. Wiwid Hadi Sumitro, S.Pd.I., M.Pd., Kasnan, S.H., M.H., beserta dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa IAITF Dumai.

Melalui partisipasi aktif dalam Kolokium Antarabangsa Pengajian Islam 2026, Pascasarjana PAI IAITF Dumai tidak hanya memperkenalkan hasil-hasil penelitian kepada komunitas akademik internasional, tetapi juga semakin menegaskan posisi IAITF sebagai perguruan tinggi yang konsisten mengembangkan kajian Khazanah Islam Pesisir Selat Melaka sebagai distingsi keilmuan. Forum ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya publikasi bersama, riset kolaboratif, serta penguatan jejaring akademik antara IAITF Dumai dan berbagai perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Written by