Iaitfdumai.ac.id – Rektor IAITF Dumai, Assoc Prof Dr HM Rizal Akbar M.Phil mengusulkan filantropi Islam harus menjadi bagian utama dalam pengembangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) periode 2025-2030.
Pernyataan ini disampaikan Rektor dalam Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Nasional Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPP IAEI) 2025-2030, Jumat (27/11/2025) Hotel The Ritz Carlton, Jakarta.
“Filantopi Islam harus menjadi perhatian serius bagi IAEI kedepannya. Semangat pengembangan ini diharapkan bisa membantu negara dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan ikut peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya dalam sesi tanya jawab sebagai anggota pengurus Bagian Organisasi, Pembinaan Wilayah dan Komisariat Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPP IAEI) 2025-2030.
Semangat pengembangan filantopi Islam ini kata Rektor, sudah disampaikan secara jelas oleh Ketua Umum yang juga Menteri Agama RI, Prof Dr KH Nazaruddim Umar MA dalam sambutan pelantikan pengurus dengan membuat program rill bisa diterapkan.
“Artinya ada potensi besar bisa dilakukan baik dari Wakaf, Sedekah, Infak, Zakat dan aspek lainnya dalam Islam. Kalau selama ini, kita baru fokus pada Zakat. Sedangkan di wakaf baru sebatas untuk tanah kuburan dan masjid. Dengan bisa menjawab filantopi Islam ini maka IAEI benar berkontribusi untuk negara, bangsa dan umat. Seperti membentuk Lembaga Perberdayaan Dana Ummat dari lebih kurang 37 pundi ekonomi syariah bisa dilakukan,” tegasnya. ***
Penulis : Dawami Bukitbatu
