Iaitfdumai.ac.id – Dumai – Syaiful Zaman Masuk dalam Bujang TOP 5, Ajang pemilihan Duta Pariwisata Kota Dumai yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar). Ajang ini bertujuan memilih putra-putri terbaik Kota Dumai yang akan menjadi wajah dan duta promosi pariwisata, budaya, serta generasi muda Kota Dumai.




Apa itu Bujang dara Kota dumai? Bujang Dara Kota Dumai adalah ajang pemilihan Duta Pariwisata Kota Dumai yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar). Ajang ini bertujuan memilih putra-putri terbaik Kota Dumai yang akan menjadi wajah dan duta promosi pariwisata, budaya, serta generasi muda Kota Dumai.
Bujang adalah sebutan untuk peserta laki-laki. Dara adalah sebutan untuk peserta perempuan.
Mereka dipilih tidak hanya berdasarkan penampilan, tetapi juga dinilai dari Pengetahuan tentang pariwisata dan budaya Melayu,Wawasan umum,Kepribadian dan etika. Kemampuan berkomunikasi, termasuk public speaking, Minat dan bakat, dan Kemampuan menjadi representasi Kota Dumai dalam berbagai kegiatan.
Partisipasi mahasiswa IAITF dalam ajang ini sebagai bentuk Konsistensi dan eksistensi Kampus IAITF terlibat aktif dalam kegiatan Budaya Melayu di Kota Dumai.
Kampus IAITF konsisten dalam pengembangan pengetahuan budaya Melayu dan masuk dalam kurikulum perkuliahan dengan Mata Kuliah Adat Istiadat Melayu yang diampu Oleh Dosen Tengku Mahesa Khalid, M.M
Kurikulum ini membekali Mahasiswa Terkait adat istiadat Melayu kota Dumai, mulai dari makna Adat, adat istiadat mulai dr Adat pernikahan Melayu, tunjuk ajar Melayu, sejarah Melayu, permainan Rakat Melayu, makan khas Melayu dan Pemahaman Busana Melayu mulai dr Jenis jenis Tanjak, Tengkulok, baju Melayu, dan jenis jenis Simpul kain samping. Kampus IAITF Dumai Memiliki Visi menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, berbasis nilai-nilai Islam, budaya Melayu pesisir Selat Melaka.
IAITF Dumai Go International 2045.
Penulis : Tengku Mahesa Khalid
