Penjemputan Mahasiswa KKN IAITF Dumai di Kampung Buantan Besar dan Kampung Rempak Berlangsung Khidmat

SiakIaitfdumai.ac.idInstitut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai melaksanakan kegiatan penjemputan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah menyelesaikan pengabdian selama 40 hari di Kampung Buantan Besar dan Kampung Rempak, Kecamatan Siak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Siak.

Kegiatan penjemputan ini dihadiri oleh perwakilan Camat Siak, yakni Kasi Pemerintahan Zona Maretiana dan Kasi Kesejahteraan Masyarakat Tengku Syaharun. Turut hadir jajaran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN IAITF Dumai, yaitu Dr. Wiwid Hadi Sumitro, S.Pd.I., M.Pd. selaku Ketua, Tengku Mahesa Khalid, M.M. selaku Wakil, H. Kasnan, M.H. selaku Sekretaris, dan Khairul Azmi, M.E. selaku Anggota.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Julia Annisa, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Renra Khairizal Putra.

Selanjutnya, Ketua Koordinator DPL KKN IAITF Dumai, Dr. Wiwid Hadi Sumitro, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan sambutan. Ia mengatakan bahwa kegiatan penjemputan tersebut tidak hanya menjadi tanda berakhirnya masa KKN, tetapi juga menjadi momentum silaturahmi antara IAITF Dumai, Pemerintah Kecamatan Siak, Kampung Buantan Besar, dan Kampung Rempak.

Tidak terasa sudah 40 hari mahasiswa KKN IAITF Dumai berada di dua kampung ini untuk berkhidmat dan berbaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan. Kini tibalah waktunya mahasiswa kami dijemput kembali,” ujarnya.

Dr. Wiwid juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat setempat apabila selama pelaksanaan KKN terdapat tutur kata, sikap, maupun perilaku mahasiswa yang kurang berkenan.

Kami sebagai dosen pembimbing KKN memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama mahasiswa berada di sini terdapat kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa KKN yang dilaksanakan merupakan KKN Tematik. Selain menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa juga melakukan kajian mengenai Raja Kecik yang nantinya akan disusun dan diterbitkan dalam bentuk buku.

Dr. Wiwid berharap kegiatan KKN dapat menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara IAITF Dumai dengan Pemerintah Kecamatan Siak serta masyarakat Kampung Buantan Besar dan Kampung Rempak.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Siak, Zona Maretiana, yang mewakili Camat Siak, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN IAITF Dumai selama berada di Kampung Buantan Besar dan Kampung Rempak.

Menurutnya, mahasiswa KKN telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat. Di antaranya wirid ibu-ibu, mengajar mengaji anak-anak, memberikan les, kegiatan bersepeda bersama anak-anak pada sore hari, wirid Yasin bapak-bapak, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kami sangat mengapresiasi keaktifan mahasiswa KKN IAITF Dumai. Mereka telah banyak membantu dan berbaur dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan,” ungkap Zona Maretiana.

Ia berharap IAITF Dumai dapat kembali menempatkan mahasiswa KKN di Kampung Buantan Besar dan Kampung Rempak pada tahun-tahun berikutnya. Selain itu, ia juga berharap hubungan antara IAITF Dumai dengan masyarakat setempat dapat terus terjalin, termasuk dengan semakin banyaknya putra-putri daerah yang melanjutkan pendidikan di IAITF Dumai.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan mahasiswa KKN. Untuk Kampung Buantan Besar, kesan dan pesan disampaikan oleh Sri Dwi Rahayu, sedangkan perwakilan mahasiswa KKN Kampung Rempak disampaikan oleh Sahmura Buana Wijaya.

Kegiatan penjemputan mahasiswa KKN IAITF Dumai berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup pada pukul 12.15 WIB, sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa IAITF Dumai di Kampung Buantan Besar dan Kampung Rempak.

Melalui kegiatan tersebut, IAITF Dumai berharap pengalaman selama KKN dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat, sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam berbagai kegiatan pengabdian di masa mendatang.

Written by