Siak – Iaitfdumai.ac.id – Kegiatan penjemputan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai di Kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB di Aula Kelurahan Sungai Mempura.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat Mempura, Ardianto, S.IP., Lurah Sungai Mempura, Megawati, S.H., serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan jajaran pimpinan IAITF Dumai, yaitu Dr. Wiwid Hadi Sumitro, S.Pd.I., M.Pd. selaku Ketua, Tengku Mahesa Khalid, M.M. selaku Wakil, H. Kasnan, M.H. selaku Sekretaris, dan Khairul Azmi, M.E. selaku Anggota.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Syafina Dianawati, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Alun Mafia Harahap.Kegiatan penjemputan ini menjadi tanda berakhirnya pelaksanaan KKN mahasiswa IAITF Dumai di Kelurahan Sungai Mempura. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi dan apresiasi atas kerja sama antara mahasiswa, pihak kampus, pemerintah kelurahan, serta masyarakat selama pelaksanaan KKN.


Dalam rangkaian kegiatan penjemputan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAITF Dumai di Kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN IAITF Dumai, Dr. Wiwid Hadi Sumitro, S.Pd.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Wiwid menyampaikan bahwa kedatangan pihak IAITF Dumai ke Kelurahan Sungai Mempura selain untuk melaksanakan penjemputan mahasiswa, juga menjadi momentum silaturahmi antara IAITF Dumai dengan pemerintah dan masyarakat Kelurahan Sungai Mempura.
Ia menyampaikan bahwa tidak terasa sudah 40 hari mahasiswa IAITF Dumai melaksanakan KKN di Kelurahan Sungai Mempura. Selama masa tersebut, mahasiswa berbaur dan berkhidmat bersama masyarakat melalui berbagai kegiatan.
“Tidak terasa sudah 40 hari mahasiswa KKN IAITF Dumai berada di Kelurahan Sungai Mempura untuk berkhidmat dan berbaur dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Kini tibalah waktunya mahasiswa kami dijemput kembali,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Wiwid juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah kelurahan dan masyarakat apabila selama pelaksanaan KKN terdapat tutur kata, sikap, maupun perilaku mahasiswa yang kurang berkenan.
“Kami sebagai dosen pembimbing KKN memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama mahasiswa berada di sini terdapat kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa KKN yang dilaksanakan merupakan KKN Tematik. Selain menjalankan program KKN sebagaimana biasanya, mahasiswa juga melakukan kajian mengenai Tengku Buwang Asmara yang nantinya akan disusun dan dibukukan sebagai salah satu hasil dari kegiatan KKN.
Dr. Wiwid berharap kerja sama antara IAITF Dumai dan Kelurahan Sungai Mempura tidak berhenti setelah berakhirnya masa KKN, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kegiatan pada masa mendatang.
Selanjutnya, Lurah Sungai Mempura, Megawati, S.H., menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi kepada IAITF Dumai dan mahasiswa KKN yang telah melaksanakan kegiatan di wilayahnya.
Megawati menjelaskan bahwa Kelurahan Sungai Mempura sebelumnya merupakan sebuah desa. Seiring perkembangan wilayah dan karena lokasinya yang berada di jantung Kabupaten Siak, wilayah tersebut kemudian berubah status menjadi kelurahan.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN IAITF Dumai yang dinilai telah memberikan kontribusi dan membantu berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN IAITF Dumai. Keberadaan mahasiswa selama di sini sangat membantu berbagai kegiatan di kelurahan,” ungkap Megawati.
Ia juga berharap IAITF Dumai dapat kembali mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan KKN di Kelurahan Sungai Mempura pada tahun-tahun berikutnya sehingga kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Mempura, Ardiyanto, S.IP., yang hadir mewakili Camat Mempura. Dalam sambutannya, Ardiyanto memberikan apresiasi terhadap keaktifan mahasiswa KKN IAITF Dumai selama berada di Kelurahan Sungai Mempura.
Menurutnya, mahasiswa KKN telah menunjukkan keterlibatan yang baik dalam berbagai kegiatan masyarakat. Ia bahkan menyaksikan secara langsung keaktifan mahasiswa dalam menjalankan program dan berbaur dengan masyarakat.
“Mahasiswa KKN IAITF Dumai sangat luar biasa. Saya tinggal di Kelurahan Sungai Mempura dan menyaksikan sendiri mereka sangat aktif dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa mahasiswa turut terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti wirid ibu-ibu, mengajar mengaji anak-anak, memberikan les, wirid Yasin bapak-bapak, kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ardiyanto berharap kegiatan KKN IAITF Dumai tidak hanya dilaksanakan satu kali, tetapi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Ia juga berharap ke depan semakin banyak mahasiswa asal wilayah tersebut yang dapat menempuh pendidikan di IAITF Dumai.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan mahasiswa KKN IAITF Dumai yang disampaikan oleh Ulya Mahmud Nasution sebagai perwakilan mahasiswa.
Kegiatan penjemputan mahasiswa KKN IAITF Dumai di Kelurahan Sungai Mempura berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup pada pukul 10.15 WIB.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN IAITF Dumai di Kelurahan Sungai Mempura sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan keberlanjutan kerja sama antara IAITF Dumai dengan pemerintah serta masyarakat setempat.
