Dumai — Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai terus memperkuat strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB) melalui pendekatan berbasis data. Upaya tersebut tercermin dalam sebuah kajian tesis berjudul “Model Hybrid K-Means Clustering dan Fuzzy AHP dalam Strategi Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru” yang menjadikan IAITF Dumai sebagai objek penelitian. Tesis ini disusun oleh Munawir Fikri Al-akbari sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan akademik Program Magister Ilmu Komputer, Universitas Budi Luhur, Jakarta.
Ujian tesis atas kajian tersebut telah selesai dilaksanakan pada Jumat, 17 Januari 2026, pukul 15.00 WIB, dan dinyatakan lulus. Proses ujian dipimpin oleh Dr. Anton Satria Prabuwono, S.T., S.Si., M.M. selaku Ketua Penguji, dengan Dr. Ir. Deni Mahdiana, S.Kom., M.M., M.Kom. sebagai Penguji II, serta didampingi oleh Dr. Ir. Gandung Triyono, S.Kom., M.Kom. selaku Dosen Pembimbing







Tesis ini diarahkan untuk merumuskan strategi promosi PMB yang lebih terarah, efisien, dan selaras dengan karakteristik calon mahasiswa. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan metode pengelompokan data dan pengambilan keputusan multikriteria, sehingga hasil kajian tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga memberikan rekomendasi operasional bagi pengelolaan promosi kampus.
Segmentasi Calon Mahasiswa Berbasis Data
Pada tahap awal, metode K-Means Clustering diterapkan untuk mengelompokkan calon mahasiswa ke dalam beberapa klaster berdasarkan kemiripan karakteristik. Segmentasi ini memberikan gambaran pola umum calon mahasiswa, mencakup kecenderungan sumber informasi, minat program studi, serta karakter wilayah asal. Dengan demikian, strategi promosi dapat dirancang secara lebih spesifik dan tidak lagi bersifat seragam.
Pendekatan segmentasi ini memungkinkan institusi memahami kebutuhan dan potensi calon mahasiswa secara lebih objektif, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan strategi komunikasi promosi yang tepat sasaran.
Penentuan Prioritas Strategi dengan Fuzzy AHP
Setelah klaster terbentuk, kajian ini dilanjutkan dengan penerapan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) untuk menentukan prioritas strategi promosi. Metode ini digunakan untuk melakukan pembobotan kriteria secara lebih fleksibel, terutama ketika penilaian melibatkan pertimbangan yang bersifat linguistik dan mengandung ketidakpastian.
Integrasi K-Means Clustering dan Fuzzy AHP menghasilkan sebuah model hybrid yang tidak hanya memetakan segmen calon mahasiswa, tetapi juga menghasilkan urutan prioritas strategi promosi yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan secara lebih terukur.
Dukungan Pimpinan IAITF Dumai
Wakil Rektor IAITF Dumai, Dr. Windayani, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada Munawir Fikri atas penelitiaannya tersebut yang tentu saja penelitian ini sejalan dengan arah pengembangan tata kelola institusi yang semakin mengedepankan pengambilan keputusan berbasis data. “IAITF Dumai mendorong lahirnya kajian-kajian terapan yang memberikan dampak langsung bagi penguatan institusi. Pendekatan berbasis data dalam promosi PMB menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika pendidikan tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2T) IAITF Dumai, Indah Zalina, M.E., mengucapakan syabas kepada Munawir Fikri, dan terimakasih atas kontribusiny dalam memajukan wacana digitalisasi pelayanan akademik di IAITF Dumai. “Hasil kajian ini berpeluang dikembangkan menjadi sistem pendukung keputusan PMB yang berkelanjutan, sehingga dapat memperkuat perencanaan dan evaluasi promosi secara lebih terukur,” ungkapnya.
Menuju Promosi PMB yang Lebih Terarah
Dengan semangat “dari data ke aksi”, IAITF Dumai terus mendorong inovasi akademik yang relevan dengan kebutuhan institusi. Kajian ini diharapkan menjadi landasan awal dalam pengembangan strategi promosi PMB yang lebih adaptif, efektif, dan berbasis data, sejalan dengan visi penguatan mutu dan daya saing IAITF Dumai.
Diedit Oleh : Vini
